Rabu, 08 Januari 2014 0 komentar

Tulisan bahasa Indonesia 2 (16)



Cara Bagaimana Memulai Bisnis Online Untuk Pemula
Anda pemula?
Ingin sukses dalam bisnis online, ingin tahu bagaimana cara memulai bisnis online?
Memulai bisnis online harus dengan sikap mental yang positif.
Beberapa sikap mental yang positif yang diperlukan ketika Anda ingin mengembangkan bisnis online adalah dengan :
- Menjadi pribadi yang mau rendah hati untuk belajar
- Tidak takut mengambil resiko yang telah diukur
- Belajar bekerja efisien dan efektif
- Mau terus mencoba sekalipun pernah gagal
- Bermimpi  untuk sukses di bisnis online
Kalau anda sudah mempunyai sikap mental positif seperti diatas, anda dapat mulai menjalankan bisnis online dan meraih kesuksesan.
Ada banyak sekali jenis bisnis online yang dapat anda jalankan. Anda dapat mempelajarinya dan menjalankan yang mana sesuai dengan kemampuan dan minat anda.
1. Mendapatkan penghasilan dari google adsense, dengan cara membuat web, blog, atau situs yang ramai pengunjung. Bukan hanya dari adsense, anda juga bisa menawarkan jasa pembuatan web atau mungkin mempromosikan produk affiliasi lainnya.
2. Bisnis online dengan memanfaatkan pemasangan iklan pada website kita. Website jenis ini biasanya adalah website komunitas, berita dan juga forum.
3. Menjual produk informasi dalam bentuk digital seperti e-book, audio, image, software, video dan lain-lain. Banyak sekali keuntungan yang dapat didapat dengan menjual produk digital.
4. Ikut serta dalam affiliate program, kita tidak perlu mempunyai produk sendiri. Konsep dari affiliate program adalah membantu menjual produk orang lain dan kita akan mendapat komisi yang bervariasi dari penjualan tersebut. Komisi yang di dapat biasanya mulai dari 50% dari harga jual bahkan lebih (untuk produk informasi/downloadable). Bisnis online ini sangat mudah dijalankan.
5. Menulis adalah salah satu dari bisnis online yang menjanjikan. Banyak sekali tawaran pekerjaan menulis di internet.
6. Survey, kita akan dibayar kalau kita mengisi form isian survey dari beberapa buah perusahaan besar yang sedang study pasar.
7. Bisnis pulsa di internet adalah salah satu bisnis online terbaru. Karena gaya hidup saat ini tidak bisa dilepaskan adalah komunikasi. Bisnis oline ini menawarkan gaya baru dalam pengeluaran pulsa dapat kita kendalikan tanpa batas ruang dan waktu.
8. Jual beli domain, prinsip dari bisnis online ini adalah membeli nama domain pilihan kita dan kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi. Keuntungan bisnis online ini sangat besar, tetapi anda harus bisa memilih nama domain yang bagus dan mempunyai nilai jual yang tinggi.
9. Membuat website lowongan kerja dan periklanan online, bisnis online satu ini banyak diminati oleh pasar lokal.
10. Menjual hardware dan software online, termasuk menjual games online, banyak yang sukses menjalankan bisnis online satu ini. Karena semakin beragamnya hardware dan software yang dapat dijual online.
11. Menjual jasa secara Online, seperti jasa perencana keuangan, pelatih sukses, konsultan wirausaha, dll
Dari semua peluang bisnis online yang ada, anda bisa mencoba dan untuk kemudian menetapkan yang mana yang sesuai dengan kemampuan anda.
Untuk pemula, anda bisa coba mempromosikan produk orang lain.
Anda bisa belajar untuk memasarkan produk lewat internet (fokus pada ilmu marketingnya). Bila anda sudah tahu cara-cara marketingnya, anda bisa mulai fulltime berbisnis online sendiri dengan memproduksi produk sendiri.
Semua bisnis, baik itu bisnis offline atau bisnis online tidak ada yang langsung menjdi besar.
Semua berawal dari kecil lalu berkembang dan diperbaiki.
Anda harus mencoba, terus belajar dan membangunnya sampai besar. Dan bila sudah sukses anda bisa melakukan duplikasi bisnis atau lebih focus lagi dengan bisnis online anda. Mengembangkan ide adalah yang paling penting dilakukan untuk memulai bisnis online ini.
Berani mencoba dan berani mengambil resiko adalah kunci sukses dalam bisnis online ini. Jangan pernah menyerah.
Analisis : artikel ini berisi tentang tata cara menjadi pebisnis online yang sukses, tidak perlu takut untuk memulai suatu usaha. Karena di dalam artikel ini deterangkan tentang tatacara menjadi pebisnis online yang sukses.


0 komentar

Tulisan Bahasa Indonesia 2 (15)



Tips Mengelola Uang untuk Mahasiswa

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi mahasiswa, mengelola uang kadang sulit karena banyaknya kebutuhan, seperti untuk membeli kebutuhan kuliah, sosialisasi bersama teman, dan kebutuhan lainnya. Berikut enam tips manajemen uang untuk Anda yang masih berstatus mahasiswa.

1. Buatlah budget

Ini sangat penting, buatlah daftar pemasukan bulanan, termasuk tabungan dan uang saku dari orang tua. Kemudian buatlah daftar estimasi pengeluaran untuk sebulan. Masukkan biaya-biaya seperti keperluan kuliah, makanan, kebutuhan perawatan tubuh dan sebagainya. Anda bisa menggunakan aplikasi manajemen keuangan pribadi online seperti Mint.com untuk membantu Anda membuat dan tetap konsisten pada budget yang telah dibuat.

2. Bedakan keinginan dan kebutuhan

Berapa yang dibutuhkan utuk membeli makanan? Berapa harga yang harus dibayar untuk laundry? Setelah beberapa bulan di kampus dan memetakan pengeluaran, akan mudah untuk membedakan keinginan dan kebutuhan.

3. Belanja buku kuliah dengan cermat

Buku kuliah merupakan salah satu pengeluaran terbesar mahasiswa. Bila Anda punya tablet atau perangkat sejenis, unduhlah buku kuliah Anda. Atau carilah buku kuliah di toko buku bekas. Intinya, kuliah dapat menguras banyak uang. Akan tetapi, belajar bagaimana mengatur uang dan pengeluaran dapat menjadi solusi yang baik.

Perencanaan keuangan yang cermat dan kebiasaan pengeluaran yang teliti dapat membuat Anda lebih bertanggung jawab dan mengajarkan Anda tentang konsep akuntabilitas.

Analisis : kita harus pintar sebagai mahasiswa untuk mengatur keuangan kita, agar tidak menjadi mahasiswa yang boros. Latihan ini juga bagus untuk kedepannya di saat kita sudah dewasa kelak agar bisa memanage keuangan kita dengan baik.


0 komentar

Tulisan Bahasa Indonesia 2 (14)



Cara Bijak Memanfaatkan Bonus

JAKARTA, KOMPAS.com -Masa pergantian tahun bisa jadi juga merupakan momentum berharga karena kocek para pekerja bertambah tebal. Maklum saja, banyak perusahaan membagikan bonus pada awal tahun berdasarakan prestasi karyawan maupun kinerja perusahaan sampai akhir tahun sebelumnya.
Mungkin, perusahaan tempat Anda bekerja termasuk perusahaan yang berbaik hati memberi rezeki nomplok di awal tahun ini. Anda sudah punya rencana bagaimana memanfaatkan bonus tersebut? Untuk belanja, untuk foya-foya, atau untuk menutup kebutuhan rutin keluarga maupun pribadi?
Tentu saja, Anda yang paling berhak memutuskan rencana pemanfaatan bonus tersebut. Namun, ada baiknya, Anda jangan menghambur-hamburkan rezeki tersebut sekadar untuk memuaskan nafsu. Sebagian orang memberi saran agar bonus tahunan diinvestasikan. Tentu, itu saran yang bijak.
Namun, Anda harus cermat memilih cara dan sarana yang tepat sebagai ladang investasi uang bonus tersebut. Maklum, tahun ini bukan tahun yang diperkirakan bakal kondusif untuk sembarang bentuk investasi. Bukan hendak menakut-nakuti, tapi kalau Anda mendengarkan saran para pakar, banyak analis menilai fluktuasi di pasar modal tahun depan masih tinggi. Belum lagi beragam sentimen negatif membayangi pasar modal dalam negeri maupun ekonomi global.
Tambah lagi, tahun depan merupakan tahun pelaksanaan pemilu. Menurut Risza Bambang, Chairman One Shildt Financial Planning, biasanya, produk pasar modal akan sangat sensitif pada kondisi politik. Karena itu ia menyarankan agar investor mengkaji ulang penempatan investasi di pasar modal. "Kalau tidak cermat membaca pasar, return yang didapat bisa minim," tandas dia. Kalau sial, bisa jadi bonus Anda malah tergerus atau amblas.
Meski begitu, bukan berarti Anda harus melupakan ide menjadikan bonus sebagai modal investasi. Para perencana keuangan menganggap bahwa, idealnya, sebagian pendapatan yang diterima tersebut memang dibiakkan sehingga Anda bisa mendapat keuntungan maksimal secara jangka panjang.
Lantas, bagaimana cara bijak untuk memanfaatkan bonus akhir tahun? Fauziah Arsyanti, perencana keuangan dari Fahima Advisory, menyarankan agar setiap pendapatan yang didapat langsung dialokasikan untuk pos-pos tertentu. Ambil contoh, bonus tahunnan ini Anda gunakan khusus investasi, sementara uang tunjangan hari raya digunakan untuk membayar utang. Lalu, dana perolehan dividen bisa digunakan untuk bersenang-senang. "Justru kalau terlalu ketat mengelola keuangan bisa stres, lebih baik dibagi sesuai dengan kebutuhan,"ujar Fauziah.
Kalau kondisi keuangan sudah oke, Anda bisa mengikuti saran ini. Tapi, kalau kondisi keuangan belum stabil, Anda bisa mengikuti strategi berikut untuk memanfaatkan bonus kali ini.
1) Lunasi utang
Para perencana keuangan menuturkan, sebelum membelanjakan habis bonus tahunan, sebaiknya Anda menilai bagaimana rapor keuangan pribadi Anda terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan dua kategori untuk menilai kondisi keuangan pribadi: biru atau merah. Yang dimaksud dengan rapor biru adalah bila beban utang yang harus dibayar setiap bulan tidak lebih dari 30 persen total penghasilan bulanan Anda. Sebaliknya, bila beban utang Anda setiap bulan melebihi 30 persen dari total penghasilan bulanan yang Anda terima, keuangan Anda masuk rapor merah.
Jika Anda termasuk orang dengan rapor merah, sebaiknya bonus akhir tahun diprioritaskan untuk membayar utang. Dengan demikian, kondisi keuangan Anda bisa masuk golongan rapor biru. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa melunasi utang sebenarnya bagian dari investasi. Melunasi utang lebih awal dari jatuh tempo dapat menolong terhindar dari beban berat seperti denda dan pembengkakan utang akibat bunga kredit.
Risza mengatakan, selagi ada uang, lebih baik melunasi utang yang dimiliki. Ini dapat membantu mengurangi beban keuangan di masa depan. "Apalagi sekarang bunga bank semakin tinggi, semakin menunda pembayaran artinya membuat beban di masa depan semakin berat," tegas dia.
Kalau utang Anda sangat banyak, buatlah prioritas pembayaran utang. Utang yang mendapat prioritas pertama sebaiknya adalah utang produktif, seperti kredit pemilikan rumah (KPR) atau utang untuk kegiatan usaha. Apalagi utang seperti ini sensitif terhadap kenaikan besar bunga kredit bank.
Setelah itu, alokasikan juga dana untuk membayar utang pemakaian kartu kredit.
2) Sisihkan untuk dana darurat
Sebagaimana sering dipaparkan dalam rubrik ini, dana darurat adalah komponen penting dalam perencanaan keuangan. Setiap keluarga wajib mengalokasikan dana darurat untuk kebutuhan dana mendesak. Misalnya ada anggota keluarga yang tiba-tiba sakit, kecelakaan, dan sebagainya. Karena itu, bila dana darurat Anda belum mencukupi, Anda sebaiknya menyisihkan sebagian bonus akhir tahun untuk menutupi kebutuhan dana darurat tersebut. Bila Anda masih single, sebaiknya Anda punya dana darurat setara tiga bulan pengeluaran rutin. Bila sudah menikah, sebaiknya Anda punya dana darurat setara enam bulan pengeluaran rutin.
3) Sisihkan untuk diri sendiri
Kalau Anda sudah mengalokasikan dana untuk bayar utang dan kebutuhan dana darurat sudah cukup, Anda boleh menyisihkan sebagian dana bonus untuk kesenangan pribadi. Perencana keuangan dari AFC Financial Giri Sulandar menyebut, godaan berbelanja dan liburan di akhir tahun sangat tinggi. Apalagi, para pebisnis ritel dan pariwisata biasanya gencar menggelar promo di masa akhir tahun. Nah, tidak ada salahnya Anda memanfaatkan bonus akhir tahun untuk memanjakan diri Anda, baik untuk belanja atau liburan.
4) Modal investasi
Nah, kalau semua itu sudah Anda lakukan dan masih ada sisa, silakan pikirkan ide untuk berinvestasi. Dengan demikian, Anda bisa memperoleh manfaat maksimal dari bonus akhir tahun Anda. Cuma memang, Anda harus berhati-hati memilih instrumen investasi yang oke.
Berkaca pada kondisi pasar modal di masa mendatang, lantas di mana tempat terbaik menginvestasikan bonus akhir tahun agar bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal? Alternatif pertama, reksadana. Tujuan investasi pada produk ini adalah mendapatkan imbal hasil jangka panjang. Misalnya reksadana saham disarankan untuk jangka waktu 5 tahun-10 tahun. Sedang reksadana campuran dan reksadana pendapatan tetap disarankan untuk memenuhi tujuan jangka waktu 3 tahun-5 tahun.
Kedua, emas. Perencana keuangan menilai logam mulia ini masih bisa memberi imbal hasil menarik untuk jangka pendek. Emas bisa jadi pilihan investasi untuk jangka 1 tahun-3 tahun.
Ketiga, kalau Anda berniat menggunakan bonus akhir tahun dalam waktu dekat, Anda bisa menempatkannya di deposito. Apalagi, belakangan, bunga deposito bank terus naik. Tapi sebaiknya porsi dana yang ditempatkan di instrumen ini jangan terlalu besar.
Keempat, properti. Jika bonus cukup besar dan dapat digunakan membeli sebidang tanah atau hunian, jangan ragu memilih properti. Perencana keuangan menilai properti dan tanah masih bisa memberikan imbal hasil yang menarik.
Kelima, kalau berniat punya bisnis sendiri, Anda bisa memanfaatkan bonus untuk modal membangun usaha. Nah, kini, semoga bonus Anda tak cuma menuju kasir toko di mal. Banyak manfaat yang bisa dipetik darinya. (Mona Tobing)
Analisis : kita haruslah menjadi orang yang cerdas untuk memanage keuangan kita. Jadi uang yang kita miliki tidak terbuang dengan sia-sia melaikan dipakai untuk kepentingan yang berguna.


0 komentar

Tulisan Bahasa Indonesia 2 (13)



Meraup Ratusan Juta dari Bisnis Tapai Ketan

JAKARTA, KOMPAS.com — Kota Kuningan, Jawa Barat, populer sebagai penghasil tapai ketan. Bahkan, makanan ini telah menjadi oleh-oleh khas bagi para pelancong yang singgah ke Kuningan. Adalah Carsim Cahyadi, salah satu orang yang telah memopulerkan makanan ini melalui bendera usaha tapai ketan "Pamela".
Carsim merupakan orang kedua di Desa Tarik Kolot, Cibeureum, Kabupaten Kuningan, yang membuka usaha pembuatan tapai ketan. Ia bercerita, kemampuan membuat tapai ketan didapatnya dari orangtuanya. Memang, membuat tapai ketan sudah menjadi tradisi turun-temurun di desa tersebut, terutama pada saat menjelang hari Lebaran.
Namun, katanya, dulu hanya ada satu orang di Desa Tarik Kolot yang menjadikan tapai ketan sebagai peluang bisnis. "Padahal, peluangnya besar, maka saya bertekad memperkenalkan racikan tapai khas Kuningan lebih luas hingga ke luar daerah," tutur pria kelahiran Kuningan, 46 tahun silam ini.
Maka, mulai 1996, ia merintis usaha pembuatan tapai ketan Pamela. Nama Pamela merupakan akronim dari kedua nama anaknya, yaitu Fajar dan Mela. “Karena kami orang Sunda, Fajar biasa disebut Pajar. Jadi, itu singkatan dari Pajar dan Mela,” ujarnya.
Dapur rumahnya disulap menjadi tempat pembuatan tapai. Bahan baku beras ketan dan ragi didapat dari Indramayu, Jawa Barat. Kini, saban hari, Carsim mampu memproduksi 3 kuintal tapai ketan. Ia mengemasnya dalam lima ukuran kemasan, yaitu kemasan ember berisi 100 bungkus tapai, kemasan ember kecil berisi 80 bungkus, lalu kemasan dus isi 50 bungkus, kemasan stoples isi 28 bungkus, dan yang paling kecil kemasan plastik mika berisi 16 bungkus tapai.
Dilihat dari jenis kemasan, pria lulusan salah satu SMK di Kuningan ini memang menyasar dua tipe pelanggan, yaitu pelanggan ritel dan pelanggan grosir. “Sekitar 80 persen hasil produksi tapai Pamela untuk memenuhi permintaan pelanggan grosir," ungkapnya.
Harga jualnya bervariasi, mulai dari Rp 10.000 untuk kemasan paling kecil hingga Rp 50.000 untuk kemasan ember berisi 80 bungkus.  
Meski tak membuka gerai sendiri, tetapi produknya sudah cukup punya nama. Buktinya, pelanggan Carsim tak hanya berasal dari sekitar Kuningan, tetapi juga dari Cirebon, Bandung, hingga Jakarta. Setiap hari, ia bisa menjual minimal 100 kemasan tapai ketan Pamela. Tak heran, ia bisa mengantongi omzet sekitar Rp 150 juta sebulan.
Saat ini, cukup banyak warga Desa Tarik Kolot yang mengikuti jejak sukses Carsim. Tercatat, ada 15 produsen tapai ketan khas Kuningan. Meski banyak pesaing di desanya, tetapi ia mengaku produknya tetap unggul lantaran menekankan aspek kebersihan dan ketelitian pada proses produksi. Hasilnya, tapai ketan Pamela menjadi lebih manis dan empuk. (Noor Muhammad Falih)

Analisis : dari usaha yang kecil dapat menghasilkan omzet sekian besar. Jadi jangan lah malu memulai usaha dari yang kecil karena dapat menghasilkan pendapatkan penghasilan yang sangat besar.


 
;